Palu Tsunami setinggi 2 meter, hingga kapal naik ke darat

Palu Tsunami setinggi 2 meter, hingga kapal naik ke darat

tsunami di palu menyebabkan kapal kedaratBadan Meterologi , Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa seusai gempa 7,7 SR yang mengguncang Donggala,tsunami dengan ketinggian lebih dari 0,5 meter menerjang Palu pada Jumat (29/9) pukul 17.02 WIB. Berdasarkan pengamatan BMKG di lapangan, beberapa kapal sempat naik ke darat akibat tsunami itu.

“Setelah mendapat informasi dari saksi di lapangan, (air laut) surut, dan saat surut memang terdapat beberapa kapal naik ke darat,” ungkap Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam konferensi pers.

“Didasarkan pada hasil pemodelan tsunami, gempa menimbulkan tsunami dengan level siaga, ketinggian dengan lebih dari setengah meter. Dengan ketinggian gelombang laut hingga tiga meter,” Ungkap Kepala BMKG Dwikorita Karnawati.

Video detik- detik Palu di landa Tsunami

 

“Peringatan dini tsunami itu diakhiri pada pukul 17.36 WIB atau 18.36 Wita setelah mendapat keterangan air telah surut” Ungkap Kepala BMKG Dwikorita Karnawati.

Baca Juga : Penjelasan BMKG mengenai Tsunami yang terjadi setelah Peringatan dini dicabut

Dwikorita juga menyatakan, peringatan dini telah dihentikan setelah air yang naik ke daratan telah surut, bukan setelah air laut yang surut di area tepi pantai.

“Sebelumnya air laut sempat naik (ke darat). Tapi kemudian air itu terus bergerak turun. Itu yang kami namakan surut,” kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *